Entah berapa kali Kucuba membohong hati ku ini Hebat dilanda Rindu padamu Namun semua alasan Rapuh bagaikan awan berarak Yang memang tidak pernah abadi Dan terlalu cepatnya berlalu Pabila di giring angin Dan mudah pula layu Selepas ia melimpahkan Titis-titis ehsan
Kini hatiku sangat terdesak Untuk memilikimu Agar bisa aku meneruskan Sisa-sisa hidupku ini Seperti manusia yang punya kekasih Yang punya kekasih